Hot Ariel Noah and Devi Liu
Adult Story
Majikan dan pembantu
sempit pertama kali hanya kepala penisku aja yang bisa masuk, lalu setelah aku keluarkan dan aku masukkan lagi beberapa kali akhirnya. BLESS.. "Eghh.. Enak banget Wan," gumamnya Jeany langsung menciumi bibirku dengan penuh nafsu. Aku mulai memompa vaginanya secara beraturan sambil menjilati puting susunya yang merah dan menegang, enak benar vagina Jeany, pikirku. Selama 15 menit aku memompa, perlahan tapi pasti vagina Jeany makin terasa makin menyempit, aku makin merasa enak. "Ahh.. Ahh oughh" mendesah sambil tangannya mencengkeram pinggiran sofa. Tiba-tiba cengkeramannya pindah ke punggungku sambil setengah berteriak Jeany mencapai klimaks yang ketiga kalinya, "Aghh ahh I LOVE THE WAY YOU FUCK ME!!" Aku makin mempercepat gerakanku.. Jeany makin menggila. "FUCK.. FUCK.. FUCK ME.. Oughh ahh ahh," Jeany benar meracau tak karuan, untung jarak kamar tidur dengan ruang tengah cukup jauh sehingga teriakannya tidak mengganggu tidur kedua anaknya. Setalah Jeany menikmati sisa-sisa klimaksnya aku ciumin bibrnyai dia dan dia tersenyum, "Thank's ya, hutangmu lunas, tapi kamu belum keluar sayangku," dia berkata sambil membalikkan badannya dan kedua tangannya memegang sandaran sofa. "Fuck me from behind," dia mengarahkan penisku yang masih menegang ke arah lobang vaginanya yang sudah basah kuyup. Langsung aja aku pompa vaginanya karena aku sudah tak tahan ingin cepat-cepat keluar, baru sepuluh kali keluar masuk, Jeany mendesah berat dan vaginanya berdenyut pertanda dia mencapai klimaksanya, badannya seperti kehilangan tenaga, aku tahan pantatnya sambil terus aku pompa vaginanya. Denyutan vaginanya membuat aku merasa makin nikmat. Dengan mata sayu Jeany berkata, "Keluarin di mulutku sayangku, aku haus spermamu". Aku tidak memperdulikan aku tetap focus mengejar kenikmatanku sendiri sampai akhirnya aku akan mencapai puncak kenikmatan aku cabut penisku, dengan sigapnya jeany meraih batang penisku dan mengocok-ngocok di dalam mulutnya. "Oughh.. Isepin penisku sayanghh ahh.." Crott!! Crott.. Crott.. Cairan spermaku meleleh di dalam mulutnya sampai keluar dari tepi bibir Jeany. Tiba-tiba ada suara lenguhan yang cukup mengagetkanku"ahh ahh ahh oughh..," kami berdua terkaget-kaget ketika aku lihat pembantu Jeany yang bernama Dini sudah telentang sambil mengejang di lantai, jemarinya terlihat berada di dalam vaginanya, sementara bajunya sudah tidak karuan. Aku baru sadar jika permainan kami diperhatikan oleh pembantu yang kira-kira masih berumur 15 tahun. Namun badannya lumayan bongsor dan mulus, buah dadanya terlihat membusung indah sekali. Namanya Dini. Ternyata Dini sudah memperhatikan permainan kita sejak tadi. Tanpa malu-malu lagi Jeany memanggilnya, "Sini kamu!" sambil mukanya memerah Dini berjalan mendekat. "Kamu ngapain?" tanya Jeany. "Ya lihat Ibu sama Mas Iwan begituan," jawabnya dengan lugu sambil melirik ke arah penisku yang masih tegak. Jeany berbisik, "Aku
Back / Next
Start / End
To Page:
Pages: 4
All Pages: 6
Pesta sex
Hot Story
Home
fixtop.net
waplogweplog
o5top.ru
U-ON
Page. 0.6717 sec
WARNING: Adult content. You must be 18 years or older
Link Partner:
GetWapi | WapZet | ZetMobi | MauCrot
www.anuwap.com